Program Wakaf untuk Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi Nasional

Program Wakaf untuk Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi Nasional, peningkatan kualitas SDM, pembayaran non-PNS - Berita Dunia Islam
Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Agung Hardjono. [Foto: HO-KSP]

Berita Dunia Islam – Program Wakaf untuk Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi Nasional.

Kantor Staf Kepresidenan mengatakan program wakaf pendidikan tinggi dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi nasional, sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Dana abadi akan membantu perguruan tinggi memperoleh kemandirian finansial dan memungkinkan mereka fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan untuk mendanai program mereka, Staf Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Agung Hardjono, mengatakan dalam siaran pers, Rabu.

“(Dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan) Mulai dari peningkatan kualitas SDM, pembayaran non-PNS, peningkatan kualitas fasilitas pembelajaran dan penelitian, hingga program penelitian dan inovasi,” tambahnya

Pada tahap awal, PTN berbadan hukum akan mendapat alokasi dasar Rp6 miliar sebagai investasi dan akan dimotivasi untuk menggalang dana dari swasta dan alumni setiap tahun, ujarnya.

Perguruan tinggi hanya akan mendapat insentif sesuai dengan kenaikan besaran pokok dan pengelolaan investasi wakaf.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Dana Wakaf Pendidikan Indonesia akan menyesuaikan peningkatan dana abadi dalam bentuk dana pokok dan investasi yang terkumpul.

“Jadi, ke depan PTN yang berbadan hukum harus meningkatkan sumber pendapatannya di luar bantuan pemerintah dan SPP tunggal,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan positif bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta akan memungkinkan perguruan tinggi untuk memenuhi kebutuhan keuangan dalam sistem pendidikan tinggi, seperti yang dilakukan beberapa universitas asing.

Baca juga:  Perbedaan tanggal Idul Adha jangan sampai memicu konflik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan Merdeka Belajar episode 21 pada Senin (27 Juni 2022), bekerja sama dengan Indonesia Endowment Fund for Education. Episode itu mencakup dana abadi pendidikan tinggi.

Penyaluran dana akan dibagi menjadi tiga periode terpisah: Rp445 miliar akan diberikan pada periode alokasi pertama dari 2 Juni hingga 31 Desember 2022; Rp350 miliar akan dicairkan pada periode 1 Januari–31 Desember 2023; dan Rp500 miliar pada periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024.

Berita Dunia Islam – BDI tentang Program Wakaf untuk Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.